MAHAKAM ULU – Kedatangan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di Kabupaten Mahakam Ulu disambut hangat dengan rangkaian ritual adat suku Dayak setempat.
Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, prosesi penyambutan Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, beserta rombongan digelar sesaat setelah kapal bersandar di Dermaga Ujoh Bilang pada Rabu (1/7/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Kaltara tersebut merupakan utusan resmi dalam rangka mengonsolidasikan sejumlah agenda pembangunan strategis antardaerah.
Usai upacara penyambutan resmi di area pelabuhan, rombongan diarahkan menuju Balai Adat Kampung Ujoh Bilang untuk mengikuti prosesi sakral.
Lembaga adat setempat secara resmi menyematkan Lekuq, yakni gelang manik tradisional yang melambangkan ikatan persaudaraan dan perlindungan bagi tamu yang menginjakkan kaki di tanah Mahulu.
Suhuk, yang hadir membacakan amanat Bupati Mahulu Angela Idang Belawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan kerja jajaran Pemprov Kaltara ini.
“Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan visi pembangunan kawasan perbatasan yang mencakup wilayah administrasi kedua provinsi,” tutur Suhuk.
Acara penyambutan adat ini menandai dimulainya rangkaian rapat koordinasi teknis yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat perbatasan di pedalaman Kalimantan.

