BANJARBARU – Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dinilai memiliki potensi lahan yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai penopang program swasembada pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu Stephanus Madang saat mewakili Bupati Angela Idang Belawan menghadiri rapat koordinasi ketahanan pangan bersama Kementerian Pertanian (Kementan) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Madang, program cetak sawah dari pemerintah pusat menjadi momentum strategis bagi Mahulu untuk meningkatkan kapasitas produksi padi lokal secara masif.
“Program cetak sawah ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Madang.
Ia menekankan bahwa keberhasilan optimalisasi lahan ini sangat bergantung pada sinergi erat antara pemerintah pusat, daerah, pelaksana proyek, hingga masyarakat adat setempat.
Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian, Pemkab Mahulu menargetkan perluasan lahan pertanian ini dapat menggerakkan roda ekonomi baru di kawasan pedalaman.
Madang berharap, komitmen kerja sama dengan Kementan RI ini berujung pada peningkatan kesejahteraan para petani di Mahakam Ulu.
“Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

