SAMARINDA – Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, menegaskan bahwa Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Mahulu 2026 bukan sekadar ajang kompetisi. Sambutannya dibacakan Asisten I Setkab Mahulu, drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.Kes, dalam Grand Final di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Senin (06/07/2026) malam.
“Malam ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang lahirnya generasi muda terbaik Mahakam Ulu yang memiliki semangat, kreativitas, kecerdasan, serta kepedulian terhadap kemajuan daerah,” demikian bunyi sambutan tersebut.
Bupati menyebut Duta Wisata dan Putri Pariwisata memiliki peran penting sebagai representasi daerah sekaligus agen perubahan dalam mempromosikan potensi Mahulu.
Ia menekankan bahwa ajang ini menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kepariwisataan, kecintaan budaya, serta kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Angela juga menyoroti besarnya potensi wisata Mahulu, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya lokal, sebagai aset yang harus dijaga dan dipromosikan secara berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan visi “Mahulu Melaju: Maju, Merata dan Berkelanjutan”. Pemkab Mahulu disebut terus mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi yang membuka lapangan kerja, mengembangkan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati turut menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi daerah. Ia berharap para Duta Wisata dapat menjadi digital ambassador yang aktif memperkenalkan Mahulu hingga tingkat internasional.
Kepada seluruh finalis, Bupati berpesan agar menjadikan ajang ini sebagai ruang pengabdian. “Terpilih ataupun tidak, kalian tetap putra-putri terbaik Mahakam Ulu,” pesannya.
Kepada para pemenang, ia berpesan agar menjalankan amanah dengan tanggung jawab dan integritas, serta menjadi teladan yang mampu memperkenalkan Mahulu dengan bangga, santun, dan profesional.

