Cegah Perluasan ISPA, Gerindra PPU Bagikan Masker Gratis Ke Masyarakat

PENAJAM — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan dan masyarakat umum pada Rabu (21/10/2026) pagi. Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur.

Ketua DPC Partai Gerindra PPU sekaligus Ketua DPRD PPU, Rauf Muin, menyatakan bahwa pembagian masker ini menyasar sejumlah titik strategis, seperti area jalan utama, pasar, hingga terminal bus di wilayah PPU.

“Kami mengambil bagian untuk memberikan pesan moral dan imbauan secara langsung kepada masyarakat. Walaupun punya keterbatasan, minimal kami hadir mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan terhadap dampak karhutla ini, khususnya masalah asap,” kata Rauf Muin di Penajam, Rabu 21/10/2026.

Rauf menjelaskan, kabut asap memberi dampak langsung terhadap kesehatan pernapasan, seperti timbulnya kasus sesak napas hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karena itu, langkah preventif penggunaan masker menjadi krusial untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan.

Menilai kondisi paparan kabut asap saat ini, Rauf sempat mengenang fenomena serupa yang pernah melanda Kalimantan pada dekade 1990-an. Menurutnya, situasi kabut asap parah pernah terjadi pada tahun 1997, di mana jarak pandang berkurang drastis hingga hanya tersisa sekitar 10 meter.

“Seperti ini pernah terjadi, kalau tidak salah tahun 1997. Waktu itu jarak penglihatan hanya 10 meter, bahkan orang yang menyeberang kapal ke Balikpapan sampai kesasar. Kita pernah mengalami fase yang lebih parah dari ini,” ujarnya.

Melihat potensi bahaya yang mengintai, Rauf juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengambil langkah responsif, termasuk di sektor pendidikan. Jika kualitas udara dinilai makin memburuk dan membahayakan keselamatan anak-anak sekolah, ia menyarankan agar opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat dipertimbangkan.

“Kalau memang sudah mulai berdampak kepada anak-anak didik kita, mungkin bisa dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh seperti sistem WFH. Kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” tutur Rauf.

Aksi pembagian masker oleh kader Partai Gerindra ini rencananya akan terus diperluas ke masing-masing kecamatan di Kabupaten PPU. Melalui kegiatan sosial ini, DPRD PPU bersama jajaran DPC Gerindra berharap sinergi antara otoritas daerah dan masyarakat dapat terus terjalin guna mengantisipasi dampak buruk bencana ekologis karhutla di Kalimantan Timur. (Uddin.gagah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *